Sunday, May 06, 2007

Bersyukur

Aku,
selalu komplain tentang banyak hal...
tentang hidup, negara, sistem danperaturan.
sering menyesal terhadap hal-hal tersebut..

tapi ada satu hal yang tidak pernah sekalipun membuat aku menyesal,


bukan, bukan cowok kok :p *kalo itu mah terlalu dini kalo dinyatakan sekarang*

tapi,

orang tua :)

my precious dad and mom,
Tidak pernah sekalipun buat aku menyesal menjadi anak mereka...

Mereka,
membiarkan anak-anaknya untuk memilih jalan hidup mereka masing-masing...
Mereka,
mendukung anak-anaknya terhadap pilihan tersebut...

Aku tidak pernah dengar ayah komplain tentang jalan hidupku
atau,
disaat aku akan ke belanda,
tidak pernah mendengar mama bilang beliau tidak setuju akan keputusanku

Sederhana saja, mereka sangat sayang dengaku
dan ingin, membantu mereleasasikan impian-impianku...



Hari ini,
aku juga belajar sesuatu lagi,
seorang ayah yang begitu baik,
mau membantu mereleasasikan mimpi anaknya :)




Terima kasih Allah :)
Terimakasih kepada Engkau yang memberikan kedua orang tuaku ini


Sekarang tugasku adalah,
membuat mereka yakin bahwa Anak mereka tidak akan mengecewakan mereka...



Ya Allah, lindungi keluargaku, orang tuaku, sayangilah mereka seperti mereka menyayangi aku disaat kecil

amin

11 comments:

dika said...

amiiinn :)

hehe, selamat ya bul atas request yg telah di-iya kan :D

indri said...

AMIN....

wah tengkyu nih diingetin :D

eunice said...

request apaan nih Bul??

btw, ini post inspiring sekali.. tersentuh deh jadinya..

bulan said...

@dika hehe :D makasihhh

@indri :) my pleasure :) salam kenal

@dita hihi, ntar kalo sudah 'benar' semua saya kabar2in :p yg pasti bukan request nikah =))

deeka said...

nyakakakak, request nikah... :D

suhu said...

post ini aku simpan, sewaktu-waktu aku pakai untuk speech kalau aku menang Grammy Award.

bulan said...

@suhu: wakaa ntar sebutin sumbernya yah (mendota, 2007)

:D :D :D

dende said...

Sepakat. Kita bisa memilih, dengan siapa kita berkawan. Tapi kita tidak bisa memilih dari siapa kita dilahirkan.

Pernah denger ini gak, perumpamaan pohon dan langit. Orang tua bagi kita adalah langit, sedangkan teman adalah pohon. Kita bisa mencari, pohon yang terlebat daunnya, pohon yang terranum buahnya, pohon yang terkokoh akarnya, bagi kita untuk berteduh. Tapi kita tidak akan pernah bisa lari dari langit. Sejauh apapun kita pergi kita akan selalu berada di bawah langit.

Hehe, numpang nyampah.

bulan said...

@silakan nyampah disini :P hehe
btw, perumpamannya bagus, blognya juga menarik :) salam kenal ya :)

bulanbiru said...

tanpa mereka berdua..tak mgkin ada kita..

bulan said...

@bulanbiru???? ehehehe benar :) sepakat