Monday, August 13, 2018

10 bulan.

Abang will turn 10 months in a day! and Mama finally write something on her blog.

Kalau dibilang apakah hidup berubah, ya berubah. Coba kita list yah perubahan dalam hidup kami :

1. Mama lebih senang browsing cari sesuatu untuk si abang, entah baju baru ataupun peralatan untuk si abang.
2. Mama senang googling untuk cari sesuatu ttg tumbuh kembang bayi. misal : abang demam - google, abang belum tumbuh gigi - google, abang beratnya ga naik2- google. Dannn... too much doctor google not good for you yah
3. Kita baru aja ajak abang ke Bali - first flight traveling for him. Berarti jadwal berubah yahh... gak ngoyo jalan2 cari sesuatu yang baru, jadwal liburan pun lebih ke : bangun pagi - berenang - bobo pagi - makan siang - bobo siang - ke pantai - makan malam - bobo malam. Hahaha.. but somehow it's okay.
4. Mama belum ke salon sampai hari  ini *curhat
5. Aktif di group ibu2 yang bayinya lahir di oktober. wkwkwk, berguna untuk bertukar informasi mengenai tumbuh kembang bayi sih. Malah ketika abang lagi nursing strike, sampai ada yg ngasih tips dan bacaan doa. Huhuhuh aku terharuu....

Dan kemarin kita ke apartemen lama kita, si rumah kutu. Padahal baru 10 bulan ya... tapi kayaknya kehidupan berdua di apartemen itu sudah lama berlalu. Dan si abang benar-benar membawa perubahan dan kebahagiaan. Alhamdullilah ya Allah... terimakasih sangat atas anak kecil yang kau titipkan ke kami.

Monday, November 06, 2017

Semua yang serba baru

Bonjour a tous !

wokay.. skip cerita kehamilan selama (hampir) 40 minggu itu dan tiba-tiba.. BOOM! Baby F sudah hadir di rumah :)

Yah emang sih ga sesederhana ituh, XD. Tapi alhamdullilah, hamil saya itu ga rewel. Baby F diajak meeting, diajak lembur, dimarah2in bos, diajak business trip, diajak ke London ( hehehe ) tetap hayuk ajah. Muntah cuman 2 kali, kram2 kaki sedikit, naik (cuman) 11 kg, hamil ideal dan sesuai impian saya deh, Alhamdullilah.

Kalau kata orang, wah waktu berjalan cepat yah Bulan.. Gak gitu juga sihm, buat saya nunggu 9 bulan itu lama.. kangen dan curious dengan baby F juga lama nunggunya. Oh ya soal nama baby F, benernya baru ketok palu antara berdua itu sekitar 3 minggu sebelum dia lahir. Karena nama depan baby F itu adalah tugas Papa nya, sedangkan Mama nya udah incer nama tengah idaman dari sebelum dia lahir. Waktu nama depannya akhir ketuk palu dan aku setujuh, wah rasanya baby F langsung siap untuk launching.

Hamil smooth yah.. tapi melahirkan adalah sebuah cerita terseru untuk menutup kehamilan ini :)  Drama dan penuh air mata. Ini ceritanya : -> biar mamanya nanti2 ga lupa.


Hari Sabtu, jam 1 pagi langsung minta suami anter ke RS karena sudah ada lendir darah, eh sampe sana setelah dicek2 cuman bukaan setengah jari, disuruh pulang lagi dan suruh balik 24 jam.

Jam 1 pagi sampe jam 3 sore : ngerasain kontraksi di rumah, maknyus deh ngerasain yang (katanya) gelombang cinta. Sambil itung waktu kontraksi, masih ga mau rumah sakit karena belum 5 menit sekali,tapi sekali kontraksi bisa 1,5 menit. Tapi akhirnya jam 4an berasa rembes jadinya kita ke RS.

Sampe RS udah ga kuat berdiri dan minta dianter pake kursi roda. Sampe VK, eh ternyata ketuban udah rembes. Langsung ga boleh turun dari tempat tidur,disuruh nunggu 4 jam an lagi, karena masih bukaan 2. Lalu aku dites2 HB dan leukeusit dengan keadaan badan menggigil dan ngitungin kontraksi. Sumpah rasanya disuruh tarik nafas itu susah banget.

Eh ternyata hasil tes darah menunjukan leukosit tinggi dan aku deman. Cek kondisi baby F, dianya detak jantung cepat, akhirnya dokter dan bidan berdiskusi dan memutuskan untuk emergency caesar jam 10 malem. Dannn.. aku menunggu2 kapan mulai caesar karena kontraksi dengan ketuban udah rembes itu sakit sekalih. Dan rasa sakit itu hilang ketika obat bius itu masuk. Rasanya lega setelah dibius... #mamalemah

Ya sudah deh setelah itu langsung baby F dikeluarin, tapi sedihnya Baby F udah terinfeksi dari mamanya, jadi no IMD karena dia langsung diobservasi dan setelah itu dokter memutuskan untuk di NICU. Dan.. dikasih treatment antibiotik 7 hari harus di RS.

Hari setelah melahirkan rasanya sedih banget, Mama masih recovery jahitan belum bisa lihat baby F di NICU. Berusaha banget di sore hari diusahain udah bisa bangun dari tempat tidur dan duduk karena mau ketemu dengan dia. Pas ketemu ambyar dong nangisnya..  merasa bersalah rasanya, karena ngerasa aku yang buat dia harus masuk NICU.. dan beberapa "what ifs" pun muncul.

Singkat cerita, baby F harus ditinggal di RS sementara Mama pulang ke rumah dan bolak balik mondok di RS buat nyetor ASI ke sana, plus belajar nyusuin dia. Rasanya nano2 deh.. Alhamdullilah ASI lumayan lancar untuk seseorang yang tidak IMD, dan baby F lancar minumnya.

Setelah itu, kayaknya mulai standar cerita orangtua baru yah, begadang, struggling dengan jadwal menyusui, bosan ga bisa keluar rumah sering2, dan yang pastinya, belajar saling mengenal satu sama lain dengan baby F.

Kalau saya mulai komplain dengan nasib  kelahiran saya yang ga seindah cerita2 hypnobirthing atau gentle birth yang lagi in ituh, untungnya saya masih punya teman2 & keluarga menyemangati dan juga terbantu dengan perawat di ruang bayi tempat saya ngedon 5 hari. Silver liningnya adalah saya belajar banyak dari perawat di ruang bayi mulai dari belajar nge'bedong', mandiin bayi, ganti popok dan juga nenangin bayi. Kan kalau dari mereka udah pasti teknik mereka hospital dan pediatric proof yaks, cocok untuk saya yang suka ragu teknik mana yang paling okay :D

Ada beberapa quotes penyemangat ketika saya lagi down dengan cerita lahir baby F.

Me : " Wah dia lahir spontan (natural), wah senangnya" ketika saya liat ada bayi baru masuk ruang bayi.
Perawat : " Ibu.. jangan dibanding2in bu... semua cara lahir itu baik"
Udah dong saya langsung kincep diem.

Me : " Iya, win..jadinya ga ada tuh di aku normal birth, IMDan.. nyusuin langsung kolostrum, no botol... (karena di awal2 hari dia ga bisa direct breastfeeding, jadi hari ke dua aku langsung nge-pompa dan susuin pake botol - yg bikin sedih, pompa dan botol susu kompetitor lagi XD )
Winda : "Gapapa.. yang penting kan sekarang udah jadi monster ASI."
Dan saya langsung senyum, karena baby F alhamdulilah latch-on nya termasuk lancar.

Jadi buat ibu2 yang ga natural birth, ga IMD, udah kena antibiotik di awal hidupnya, harus pompa, harus kasih minum anaknya pakai botol (basically semua yang AIMI bilang ga boleh - tapi harus dilakuin karena memang ga ada pilihan) I feel you and be strong! Yang terpenting adalah anak kita sehat, kita ga ikut kaidah2 gapapa, karena kalau Mama yakin itu buat anak sehat dan bikin mama happy and less worry yah ya diikuti saja yah, Mom.. Oh ya satu lagi kata2 sahabat saya yang juga bikin saya mulai accept dengan status ibu baru menyusui saya.

" Remember, Mommy tears now and then is okay " 


Bisous,
Bulan - new mommy in the town :)


Tuesday, May 16, 2017

Waktu yang tepat


Coucou!

Ga nyangka ternyata tahun 2017 udah terlewat hampir 5 bulan ajah. Mari kita melihat balik apa yang terjadi, karena banyak sekali yang terjadi dan rasanya 7 bulan terakhir ini adalah salah satu bulan 'milestorne' di kehidupan kami.

Sebenarnya November - Januari adalah bulan yang berat buat kami, rumah baru dengan segala perniknya, jabatan baru di kantor, dan puncaknya adalah mama mertua sakit parah dan harus rawat inap 3 minggu. Dan di February, beliau meninggal.

Ah rasanya kalau melihat ke belakang, rasanya berat sekali, but we did it.Kerjaan, suasana rumah, suasana keluarga sedang diuji 'naik kelasnya'. Alhamdullilah kami bisa melaluinya.

Seolah mendengar semua usaha kami, Allah memberikan sesuatu yang sudah kami tunggu-tunggu di saat yang tepat itu. Hanya 3 minggu setelah mama mertua ga ada, saya, yang sudah telat 3 hari, memberanikan diri untuk mencoba test pack. Sudah sangat siap kalau hasilnya negatif seperti biasanya, sungguh kaget ketika akhirnya kami bisa melihat 2 garis di test pack itu. XD suami juga ga percaya, dan ingin saya mencoba lagi besoknya, Alhamdullilah 2 garis itu tetap ada. :)

Karena kehamilan kami adalah courtsey dokter kami, Dr Botefilia, jadinya saya menunggu waktu bertemu dia untuk mengkonfirmasikan kehamilan kami itu. Di hari Kamis sore, saya ingat senyum nya beliau ketika kami mengucapkan salam, excited beliau melebihi excited kami saat itu, karena Bulan dan Deni masih belum percaya benar-benar ada bayi. Ketika akhirnya kami melihat kantongnya dia, dan 2 minggu kemudian melihat wujub awalnya di week 5. Rasanya tidak bisa diungkapkan kata-kata. Penantian kami, usaha kami didengarkan Allah. Di waktu yang tepat.

Awal trisemester pertama berlangsung dengan Alhamdullilah aman, mual sih sudah pasti, tetapi herannya tidak di pagi hari, sepertinya bayi ini tahu kalau mama sangat suka kerja, jadi dia ga menggagu mama untuk masuk kerja setiap harinya XD. Mulai mual di sore hari, tapi masih tahap tolerable. Total saya benar-benar muntah sepertinya hanya 2x. Ngidam? Sama sekali ga ada, random aja tapi ga ada yang harus dituruti, kalau ada ya sudah, kalau ga ada juga ga papa. Anak yang baik :)
Di week 9 - week 10 saya merasa capek luar biasa, tetapi masih tahap yang bisa dihandle. Masuk ke trisemester kedua, rasa mual itu pun mulai menghilang dan perut mulai terlihat. Walo sampai sekarang baru naik 4 kg ( jgn naik banyak2 deh XD)

Hari ini sudah masuk ke week 18, dan perasaanya juga mulai enak, dan sudah bisa merasakan sentuhan halus dari perut. Alhamdullilah, sehat terus yah nak...

Jadi ingat dulu ketika saya selesai kasus ektopik, sahabat saya bilang ke saya, mudah-mudahan di kemudiannya kamu bisa hamil ketika sudah siap baik jiwa dan raga. Dan terbukti, sebelum saya hamil ini, kami sudah merasa siap, saya sudah tidak ragu lagi dan raga saya dipersiapkan dengan tidak makan indomie lagi XD. Tapi yang penting, God Knows kami siap dan memberikan kejutan indah dan tentunya tanggung jawab lebih besar lagi untuk kami. Alhamdullilah, ya Allah.


Friday, December 16, 2016

December already. Wow.

Times are surely flies, isn't it?

Ngobrol di Blog terakhir bulan Agustus, eh ternyata sekarang udah Desember ajah. Heran kayaknya kenapa waktu berjalan cepat sekali, seperti ga bisa di rem. :D

So, let make some updates :
Jadi, selama Agustus sampai Desember kegiatan masih berkisar di situ-situ saja; kerjaan (semakin banyak) dan isi rumah ( hampir selesai..). Lalu... zonk. Masih banyak PR buat diri sendiri nih, udah hampir akhir tahun 2016, berat badan masih segini gini ajah, Yoga juga mulai dilupakan karena alasan ini-itu. Pe er 2017 tetap olahraga nih.. harus lebih rajin.

Selain itu, karena kerjaan sedang banyak2nya dan isi rumah yang menguras tenaga dan dompet (pastinya) buat kadang aku butuh banget waktu untuk pengembangan diri, or waktu untuk ngeblog sih benarnya, agar hidup seimbang dan sehat yah. *mulai ngelantur sendiri*

It's okay. I need this. Blabbering.

Sekarang seperti dalam masa keluar dari zona nyaman dengan perubahan-perubahan ini. Pindah dari rumah 2 kamar di tengah kota ke rumah 2 lantai di *agak* jauhan dari tengah kota *meski jaraknya dia ke kota menurut aku masih cukup dekat sih, masih sama 6 km dari kantor :p tapi dari sisi macetnya* , keluar dari kenyamanan rumah kecil gampang beresinnya ke rumah besar yang definetly mungkin aku perlu seseorang untuk mengurusnya? That's a big change, isn't it?

Tapi surely, perubahan adalah hal yang pasti. Dan keluar dari zona nyaman adalah salah satu cara bagi kita untuk naik 'kelas' kan yah :) I'm grown up lady that ready to conquer the world! :)

But somehow, kayaknya aku perlu untuk lebih meluruskan niat dan tujuan hidup deh.Terlalu banyak yang terjadi saat ini yang kayaknya aku butuh sedikit penyaluran. I need writing become my bestfriend again, like always. I need holiday!

Speaking of holiday, baru aja jalan-jalan jogja semarang lagihhhh... Emang yang 2 kota itu ga pernah ngebosenin, meski sudah berkali-kali kesana :)  Kali ini aku baru aja tur AADC 2, pergi ke Warung Bu Ageng, viavia bakery, dan tentu saja kejar sunset di Ratu Boko. Menyenangkan.

Looking forward to next holiday * yang belum di plan dan ga tau kemana ituh *

Bises,
Bulan

Tuesday, September 06, 2016

August in a nutshell

Karena pengen banget cerita, jadi nulis lagi deh...

Agustus. Dan ceritanya.



Salah satu milestone di bulan Agustus, atau mungkin milestone di kehidupan kami adalah akhirnya kami resmi mengambil kredit KPR Rumah. Suatu langkah yang mungkin bagi orang lain terlihat mudah, tapi bagi kami, pada akhirnya memutuskan untuk membeli landed house, setelah bertahun-tahun (saya) nyaman dengan appartment kecil kami, adalah suatu keputusan besar.



Prosesnya mudah, sudah dari awal kami mengincar daerah dimana rumah ini berada, dikarenakan letak dekatnya dengan kantor kami, dan juga karena daerah rumah ini masih berada di 'kota'. Dari 5 tahun yang lalu kami sudah survey ke daerah ini, pada akhirnya kami juga dibuat tercenang bagaimana harga terus naik. Apa yah? selain dekat dengan kota, gampang dicapai public transport, daerah ini juga masih hijau, karena masih sebagai area serapan air.

Karena itu, ketika saya tidak sengaja melihat iklan developer kami, tanpa ragu kami kesana dan jatuh cinta dengan lokasi dan lingkungan dia. Dan kami yakin dengan lokasi yang mereka berikan, juga bagus untuk investasi kami nanti. Dan dengan mengucapkan Bismillah, kami yakin untuk DP dan menerukan proses KPR rumah itu.

Menyenangkannya, meski ini rumah baru, tapi ketika kami melihat dan tertarik membeli, prosesnya sudah dekat dengan touch-up terakhir, jadi di akhir Agustus mereka sudah mengajak kami untuk serah terima. Anda finnaly yesterda, the keys are here. We are officially a homeowners. Alhamdullilah.

Proses selanjutnya : mengisi rumah! apalagi bisa dibilang kita mulai dari nol untuk mengisi rumah, mulai dari membeli tempat tidur, kitchen set, kompor, dll you-name-it semua kita mulai dari awal.
Exciting yahh... *lalu atur budget isi rumah*

Ok, enough tentang rumah.

Mari kita masuk ke bagian liburan yang saya lakukan di bulan Agustus! Bali! 3 hari pertama adalah insentif trip dari kantor, dan kemudian saya bersama teman2 kantor perpanjang 2 hari untuk jalan2 ke Nusa Lembongan!

Some tips about Nusa Lembongan :
Biasanya Nusa Lembongan lebih terkenal bagi turis luar negri dan agak susah mendapatkan info untuk turis dalam negri, apalagi ada harga yang berbeda antara turis luar negri & domestik

- Fast boat ke Nusa Lembongan, biasanya harganya hanya 200 rb PP. Ada banyak pilihan di Sanur, saya kemarin mencari yang jalan sore dari Sanur dan memakai Marlin Lembongan Cruise

- Hotel! banyak hotel di Nusa Lembongan, karena kemarin kita ber-12 kami mencari yang bentuknya villa biar seru. Nama hotel kami : Lembongan Cliff Villas, and I recommended this hotel! Walo letaknya sekitar 15 menit dari mushroom bay dan jalan kesana by pick up nya cukup menantang. Pemandangan nya indah, dan villa ini punya satu secret beach yang hanya segelintir orang datang! Air laut di Nusa Lembongan indah di pagi hari, tapi lautnya penuh alga. Jadi lebih asyik kalau sambil bermain kano. Satu pagi saya habiskan hanya dengan bermain di laut yang indah dan sepi itu. Yang dimana turis lokalnya hanya kami.



- Restauran : Sebenarnya seperti di Bali lainnya, banyak sekali restauran enak yang direkomendasikan. Karena kami hanya punya 1 kali makan siang, kami menuju Bali Hai Restaurant & Grill, yang juga enak dan nyaman.

Sayang kita ga sempat menjelajah ke lokasi lain di Nusa Lembongan, karena aku yakin masih banyak yang bisa dilihat di Nusa Lembongan :)

Menyenangkan!

Bises,
Bulan