Friday, November 23, 2007

Laatste nacht



I was trying not to cry, but i failed. I was crying before i wrote this post.

" The night is over too soon," I whispered. Not to anybody but myself. Yes, i am in my room alone tonight after having a last supper with my besties.

It was nice, food and friends always get along great together.

I refused the offer of my friend to go to city for one last time. No, i am not in the mood for become the third person :P Yet, i choosed to see the metro and tram from my apartment's room. My usual night.

I am thinking, what i got after those 4 years? I am kinda a girl who love fairy tales that have happy ending. I always say, i want a happy ending.

and i don't think that i got happy ending now. Happy ending that i wanted. Well, eventhough i dont know what kind of happy ending that i wanted.

When i lose something, my mom always said, " Yah, kalo emang itu 'milik' kamu, kan pasti dikembaliin sama Allah ( If those lost things were yours, it would return to you eventually). And that always works. That give me a hope and also a power to accept the fact.

Then i am thinking, that was hopes that Amsterdam give to me in the end of the day.

A hope to meet this city again.
A hope to discovering this city again.
A hope to date with Amsterdam again.
and
A hope to see my dear friends again.

Hopes and friendship, the greatest gift that Amsterdam offers to me.

Friend who eager to cook for me.
Friend who want to help me clean the room.
Friend who help me to pack those stuff
Friend who eager to throw away my stuffes :D
Friend who eager to come to see me when she feel so exhausted.
Friend who feel guilty when he have to leave me alone in this room.

and for sure, i will be missing my 24 hour slash cheap internet connection :D
and also my room
my Net 5
my museums
my zeedijk
Utrecht's home
my kalvestraat
my leidseplein
my Dam
my metro 51

and the list will be longer and longer.

for now, i should be happy to thinking that there are my family and my loved one waiting me there. And i think, my life will be perfect if i can move them here. So i can get everything.

My fam, my friends, my bf and my city in one exact place. I can't be any happier.

But life have to choose.
Love have to choose.

and like my mom always said, if those stuffes are truly yours, then it'd be back to you eventually.

:)

Bulan.
*cross fingers*

Wednesday, November 21, 2007

2 daysbefore


Blah, this week been hectic days for me. Lot thins to do, worrying to forget any details and end up, forget everthing, esp small details but important.

as example is today, i forgot to unsilent my phone while i already promised to wait phone call from new girl to replace my part time job. In the result, she hv to wait me in Gondel alone. Doh...

I also promised mas Momon to call when i reach home, and of course, i remember it just now and forgot to call him.

i also forgot to return the VBU's tools

Blah :(

Sunday, November 18, 2007

A day to remember


Hari ini, adalah hari minggu yang biasa, tapi tidak biasa bagi Bulan. Karena ini adalah hari minggu terakhir sebelum aku kembali ke Indonesia. Indeed, 5 days to go.

what make today's special? well, actually karena hari ini beberapa mas dan mbak datang ke rumah saya untuk membantu merubuhkan barang2 di kamar. Well, cmn mas2nya aja seh, secara yg cewek2 lebih senang melihat mereka bekerja. Hihi :D

Lucunya, mas2 ini juga lah dulu yang memasang barang2 tersebut di kamar saya. Bedanya, dahulu saya memaksa mas2 ini untuk memasang barang2 tersebut, kali ini satu mas tersebut mengusulkan hal tersebut dan memaksa mas yang lain untuk ikutan. Yang ada saya cuman kegirangan dibantuiin. Hehe :D

Hari ini juga dapet paket body shop dari mbak I.

"Lumayan lah bul, buat modal moisturizer buat kamu di Indo" kata mbak I ketika saya tersenyum2 bahagia dapet bungkusan ijo itu. :D

Dan saya memberi makan mereka dua pizza frozen AH, tuna dan keju. Btw, ternyata enak juga loh pizza frozen AH ini.

Setelah mas2 itu pergi, mbak I membantu saya untuk menyortir baju2 dan barang2 yang banyak dan tidak jelas itu dan menghasilkan 7 kantong plastik sampah.

"Bul, ternyata isi kamarmu itu kebanyakan sampah yah," sebuah pernyataan dari mbak I yang merangkum sebuah hari-biasa-terlihat-tidak-biasa ini.

I'm gonna miss you mbak I :D *er, you-know-who*


Saturday, November 17, 2007

Bimhuis dan Museum van Loon, a glimpse of Amsterdam..

Dua tempat ini mungkin jarang diketahui oleh orang2 yg bukan Amsterdam. Yah aku aja ga pernah tau museum van loon sebelumnya, kalo Bimhuis seh, tau kalo ada concertgebouw t'ij, tapi ga pernah kesana karena kalah pamor ama concert gebouw di museumplein dan juga musicgebouw di waterlooplein. Yang jelas sejarah kedua tempat itu lebih dulu dibanding Bimhuis ini.



Bimhuis terletak di belakang stasiun central, kalau jalan sekitar 10-15 menit, kalau mau naik tram no 26 turun di depannya Bimhuis tersebut. Kebetulan saya 2 minggu lalu saya kesini, setelah berhasil mengajak-slash-memaksa mbak Indri buat kesana. Dan kebetulan lagi sedang ada open huis (klasiekmuziek week) sehingga kita bisa masuk gratis. *yups iya, gratis2an makanya ak dateng :))*

Kesan pertama, modern, minimalis, pake kayu2 kayak di Jepang :)). Kesan kedua, pemandangannya booo,... ga nguatin, bagus banget, karena emang ada di tepi daerah pelabuhan, jadinya cantik banget.

Sayang, pas aku kesana banyakan lagi pada break dan ak ga bisa lama-lama. Aku berhasil ke salah satu konsernya. Konsernya bagus :) jadi dia pake alat semacam flute, tapi dari kecil sampe besar. Bener deh, cuman flute aja, kita ngerasa kayak lagi denger semua alat musik disana. Lucu juga... :D *maap, tidak ada poto, ga boleh poto,seperti biasa*



Groete halnya sendiri dilapisi oleh kayu-kayu, yang mengigatkan design2 jepang dan sangat modern. Jadi Hal itu bisa di adaptasi sesuai jenis konser yang ada. Kursinya bisa ditambah-kurangi dengan gampang, stage nya juga bisa di naik turunin dengan mudahnya. Dan teras atasnya itu bentuknya gak setengah lingkaran kayak music/concertebouw di waterloo ato di museumplein, tapi KOTAK :D. Efeknya, kita bisa nonton tanpa terancam pegel leher. :D

all of all, design simple, minimalis tapi ada efek romantisnya juga. Jadi kalo mau jalan2 ama pasangan,dan cari sesuatu yang romantis, tempat ini bisa ak rekomendasikan (ada restorannya juga loh :D). Berikut beberapa foto nya.















Museum van Loon

Acak aja seh milih museum ini, tapi ternyata sama sekali tidak mengecewakan :D. Museum Van Loon adalah museum untuk koleksi pribadi family Van Loon, yang ternyata adalah co-foundernya VOC. *pantesan dia kaya yah* terletak di Keizergracht. Pas aku kesana, lagi ada eksibisi kursi2 jaman dahulu. :D

Museum ini sebetulnya cuman rumah biasa seh, rumah orang kaya jaman 18an. Jadi begitu sampai sana aku turun ke bawah untuk melihat dapurnya. Dapur orang Belanda jaman dulu emang ditaro di ruang bawah tanah (hide kitchen), bandingkan dengan orang Belanda jaman sekarang yg rata2 dapurnya ada di ruang depan (open kitchen) :D. Dari dapur, kita bisa melihat taman kecil di depannya, yang aku suka banget. Bener-bener taman jaman 18an.

Dalem rumahnya seh biasa, lukisan-lukisan jaman dulu, tempat tidur besar ala kerajaan, lalu yang aku perhatiin rasanya Van Loon ini suka banget koleksi jam. Abis dimana-mana banyak jam :D. Yang aku perhattin lagi, kebanyakan orang-orang jaman dahulu tuh suka koleksi tea set nya china. Mungkin ini tanda kekayaan kali ya, kalo dah pernah ke China (jaman dahulu) dibilang sudah kaya mungkin ya.... kalo sekarang seh mereka bisa beli di Chinatown, hehehe :D. Berikut beberapa fotonya. :D






today, i'm planning to go to Anne Frank Huis :) Malah objek wisata terkenal ini, aku belum pernah masuk :P



Thursday, November 15, 2007

Personal dna

this is my second time take this test, before i was benelovent leader and now i am attentive leader... attentive maybe sounds right to me.. leader? er...